Showing posts with label pengertian bahasa. Show all posts
Showing posts with label pengertian bahasa. Show all posts

Wednesday, 6 September 2017

50 Hari Soal Pemantapan Berbahasa Indonesia Siswa Kelas 6 SD/MI (ke-3)

Latihan 3
Kerjakan soal-soal berikut dengan benar!
1.     Kalimat utama adalah ....
2.     Ide pokok adalah ....

3.     Perhatikan paragraf berikut!
      Untuk menempuh ujian sekolah, siswa kelas 6 memerlukan persiapan yang matang. Siswa harus tekun belajar. Siswa harus memperhatikan penjelasan guru saat pelajaran. Di rumah siswa perlu mengulang materi yang diajarkan di sekolah. Selain itu siswa juga harus rajin berdoa dengan sungguh-sungguh.

Kalimat utama paragraf di atas adalah ....

4.     Formulir adalah ....
5.     Daftar riwayat hidup sering disingkat ....
6.     Daftar riwayat hidup adalah ....

7.     Perhatikan formulir berikut!
Nama lengkap           : Ayu Candra Kirana
Nama panggilan         : Ayu
Tempat tanggal lahir  : Sleman, 7 September 2006
Agama                      : Islam
Alamat                      : Jl. Sembada No.5, Sleman
Hobi                          : memasak dan menulis

Lengkapilah paragraf berikut sesuai isi formlir!
      Namaku ................................... . Aku biasa dipanggil ..... . Aku lahir di ........... pada tanggal ............................... . Umurku sekarang .... tahun. Rumahku ada di ............................................. . Aku beragama .......... . Selain menulis, aku juga memiliki kegemaran ................
8.     Perhatikan data berikut!
a.  Burhanudin Sanusi, S.H.
b.  Ahmad Sidiq
c.  SD Negeri Nusantara
d. Tanjung, Pandowoharjo, Sleman
e.  Sleman, 7 September 2017
f.  Bantul, 9 September 2005

Isikan data ke dalam formulir dengan benar!
Formulir Peserta Bedah Buku “Penakluk Badai”

Nama                         : ......................................
Tempat, tanggal lahir  : ......................................
Sekolah                      : ......................................
Nama orangtua           : ......................................
Alamat                       : ......................................
                                          ............, ..................
                                          Peserta,
                                         
                                          ............................
9.     Sebutkan tiga contoh formulir!
a. ...........................
b. ...........................
c. ...........................
10.  Perhatikan paragraf berikut!
      Namaku Alfan Maulana. Aku biasa dipanggil Alfan. Aku lahir di Bandung. Aku berulang tahun yang ke 11 bersamaan dengan peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72. Aku bersekolah di SD Nusantara. Aku tinggal bersama orangtuaku. Rumahku ada di Jl. Teratai no.8, Sleman. Aku adalah seorang muslim. Ayahku seorang arsitek.  Beliau bernama H. Ir. Djumari. Ibuku bernama HJ. Shinta Ratnasari, M.Si.  Beliau bekerja sebagai dosen di Universitas Nahdhatul Ulama Yogyakarta (UNU).

Lengkapi formulir berdasarkan paragraf tersebut.
Nama lengkap           : ..........................................
Nama panggilan         : ..........................................
Tempat tanggal lahir  : ..........................................
Agama                      : ..........................................
Umur                        : ..........................................
Alamat                      : ..........................................
Sekolah                     : ..........................................
Nama ayah                : ..........................................
Pekerjaan ayah          : ..........................................
Nama ibu                  : ..........................................
Pekerjaan ibu            : ..........................................

11.  Buatlah daftar riwayat hidupmu!
               .................................................................

      ....................................................................................
      ....................................................................................
      ....................................................................................
      ....................................................................................
      ....................................................................................
      ....................................................................................
      ....................................................................................
      ....................................................................................
      ....................................................................................
      ....................................................................................
      ....................................................................................      ....................................................................................      ....................................................................................      ....................................................................................      ....................................................................................      ....................................................................................      ....................................................................................      ....................................................................................      ....................................................................................      ....................................................................................
      ....................................................................................
      ....................................................................................
                                         ..............., ...............................
                                         

                                         ................................................


 
 

Sunday, 6 August 2017

Pengertian Tema Cerita

   Tema adalah pokok pikiran atau dasar sebuah cerita. Dalam sebuah cerita, penulis biasanya menampilkan permasalahan yang ia atau orang lain rasakan dalam kehidupan sehari-hari. Permasalahan tersebut dijadikan sebagai ide dasar dalam menuliskan cerita. Dalam materi pembelajaran tema di sekolah dasar, pada umumnya tema cerita yang diangkat adalah tentang budi pekerti. Pun dalam soal-soal ujian SD/MI tema budi pekerti sering dimunculkan sebagai salah satu pilihan jawaban yang benar.    
      Tema budi pekerti dapat kita temukan dalam berbagai macam cerita yang disajikan untuk siswa sekolah dasar. Berikut ini adalah salah satu contoh cerita anak yang bertemakan "Budi Pekerti". 

Prasangka

    Siang itu matahari bersinar terik. Anto menunggu angkutan kota di terminal. Anto tampak kepanasan. Ia menggunakan bukunya untuk menutupi kepalanya.
Ia menunggu cukup lama. Bahkan, ia sudah merasa bosan menyetop angkutan kota. Akan tetapi, tidak satu pun angkutan kota yang berhenti.
     Anto kembali melambaikan tangannya. Kali ini usahanya tidak sia-sia. Secepat kilat ia berlari menghampiri angkutan kota itu. Ia duduk di kursi yang masih tersisa. Ternyata hanya satu tempat duduk yang tersisa.
       Angkutan kota pun melaju. Perasaan kesal Anto mulai berkurang. Ia menarik napas panjang, lalu memperhatikan semua penumpang angkutan kota. Di sebelahnya, pria berkacamata hitam dan membawa tas berukuran besar.
      Pria berkacama hitam itu tidak mau diam. Sebentar-sebentar pria itu menggerak-gerakkan kaki dan tangannya ke arah Anto.
       Anto menyeka keringat, lau memperhatikan pria itu. Dug ...! Jantungnya berdetak kencang. Anto merasa takut. Ia teringat pesan ibu dan tante Yanti agar berhati-hati. Sering terjadi pemerasan dan pencopetan di angkutan kota. Ibu dan Tante Yati pernah mengalaminya.
     Ciri-ciri pencopetnya sama seperti yang diungkapkan oleh ibu dan Tante Yanti. Orang itu tidak mau diam. Ia memakai jaket, berkacamata hitam, dan membawa tas besar.
    Tiba-tiba Anto teringat uang tabungan di dalam tasnya. Ada pula uang seragam yang belum dibayarkan. Ia ingin pindah ke tempat duduk yang lain. Akan tetapi, itu tidak mungkin. Angkutan kota itu sudah penuh para penumpang. Ia ingin berteriak bahwa penumpang di sampingnya itu sorang pencopet.
    Tiba-tiba pria berkacamata hitam itu menghentikan angkutan kota. Pak sopir pun menepikan mobilnya. Anto merasa lega. Kekhawatiran Anto sama sekali tidak terbukti. Pria berkacamata itu tampak berjalan tertatih-tatih. Tanngannya seperti meraba sesuatu. "Hati-hati, Pak! Awas terbentur!" Kata sopir.
      Penumpang yang duduk dekat pintu pun turun. Penumpang itu menuntun pria berkacamata hitam. Pria itu mengeluarkan sesuatu dari dalam tas besarnya. Sebuah tongkat besi lipat berwarna perak. Anto terdiam keheranan. Pria berkacamata hitam itu ternyata seorang tunanetra. Untunglah, ia belum meneriaki pria itu sebagai pencopet. Anto malu karena telah berprasangka buruk kepadanya.

Dida Yogantara
Sumber: Kumpulan cerita anak dengan pengubahan dalam Imam Taufik, dkk. (2007)

      Jika kita cermati cerita tersebut tidak ada yang secara tersurat membahas tentang budi pekerti. Memang tema tidaklah dituliskan secara tersurat dalam sebuah cerita. Tema dapat kita ketahui dengan memahami isi cerita. Dari pemahaman isi cerita tersebut kita dapat menyimpulkan tema cerita. 
        Dari cerita berjudul "Prasangka", dapat dipetik suatu pembelajaran untuk anak, bahwa waspada itu baik tetapi sebaiknya jangan berprasangka buruk pada orang lain, meskipun orang tersebut belum kita kenal. Budi pekerti yang baik untuk anak pada saat bertemu orang lain misal di angkutan kota adalah waspada. Jika ada rasa was-was atau curiga dalam hati, sebaiknya anak punya keberanian untuk sekadar bertanya jawab atau mengobrol sederhana agar mengetahui serba sedikit tentang orang tersebut. Jika kita mengetahui atau mengenal sedikit, tentulah tidak timbul prasangka. 
    Beberapa contoh obrolan yang dapat kita gunakan untuk sekadar mengenal orang lain yang ada di samping kita ketika berada di angkutan umum dalam bahasa Jawa dan bahasa Indonesia adalah sebagai berikut.
       "Bapak/ibu bade tindak pundi?" (Bapak/Ibu akan kemana?)
       "Bapak/ibu nembe saking tindak pundi? (Bapak/Ibu dari mana? ... dsb. 
       Pertanyaan atau obrolan sebaiknya sewajarnya dan secukupnya saja tidak berlebihan serta dengan bahasa yang santun. 

Sunday, 30 July 2017

50 Hari Soal Pemantapan Berbahasa Indonesia Siswa Kelas VI SD/MI (ke-2)

Materi :
      Ide pokok terdapat dalam sebuah paragraf. Ide pokok adalah topik utama, inti pembicaraan, gagasan utama suatu paragraf. Paragraf yang baik hanya mengandung satu ide pokok. Ide pokok tersebut dikembangkan ke dalam kalimat-kalimat membentuk paragraf yang utuh. Pada umumnya ide pokok dapat kita temukan dalam kalimat utama dari paragraf. Ide pokok secara sederhana dapat dikatakan sebagai ringkasan kalimat utama.
Contoh :
      Melatih kemandirian anak dapat dilakukan sedini mungkin dari pembiasan yang sederhana. Kemandirian dapat dilatihkan kepada anak sejak dini melalui pembiasaan yang baik di rumah. Membiasakan merapikan tempat tidur, membereskan meja makan, mempersiapkan buku sesuai jadwal, dan seragam sekolah sendiri adalah contoh sederhana. Pembiasaan yang baik tersebut dilakukan secara rutin agar dapat membentuk karakter mandiri pada anak. 

Ide pokok paragraf di atas melatih kemandirian anak.

Latihan 2:
1.          Hewan dikelompokkan berdasarkan jenis makanannya. Hewan yang memakan tumbuh-tumbuhan disebut herbivora. Hewan yang memakan hewan lain disebut karnivora.  Sedangkan kelompok hewan yang memakan tumbuhan dan hewan lain disebut omnivora.

Ide pokok paragraf tersebut adalah ..............................................................................
....................................................................................................................................
2.               Apel dapat diolah menjadi aneka produk yang bernilai jual. Apel dimasak hingga lumat menjadi saus apel. Apel difermentasi menjadi cuka apel. Selain itu, apel juga dapat dibuat jus apel.

Ide pokok paragraf tersebut adalah ....
..........................................................................
....................................................................................................................................
3.               Lumba-lumba perlu penyelamatan karena terancam punah keberadaannya. Binatang tersebut terancam punah akibar perburuan liar. Maka penyelamatan harus segara dilakukan. Penyelamatan dapat dilakukan dengan memberi sanksi yang berat kepada pelaku perburuan liar agar jera.

Ide pokok paragraf tersebut adalah..........................................................................
....................................................................................................................................
4.              Air mempunyai beberapa sifat. Air  menekan ke segala arah. Air juga dapat melarutkan zat tertentu, seperti gula dan garam. Selain itu air akan membeku jika didinginkan dan menguap jika dipanaskan.

Ide pokok paragraf tersebut adalah ..........................................................................
....................................................................................................................................
5.              Kebiasaan memotong dan mencuci sayuran dapat mengurangi kandungan vitamin. Cara mengolah sayuran segar terlalu lama  berakibat nilai gizi makanan tersebut berkurang. Bahkan, memasak sayuran dengan suhu terlalu panas bisa mengurangi nutrisi yang tersimpan. Oleh karena, kita berhati-hati dalam mengolah makanan agar bermanfaat bagi tubuh.

Ide pokok paragraf tersebut adalah ..........................................................................
....................................................................................................................................


Sumber belajar:

Soal latihan ujian sekolah 2016 Daerah Istimewa Yogyakarta dengan pengubahan

50 Hari Soal Pemantapan Berbahasa Indonesia Siswa Kelas VI SD/MI (ke-1)

Materi :
Kalimat utama adalah kalimat yang di dalamnya terdapat ide pokok. Pada umumnya kalimat utama terdapat di awal paragraf atau di akhir paragraf.

Contoh :
      Melatih kemandirian anak dapat dilakukan sedini mungkin dari pembiasan yang sederhana. Kemandirian dapat dilatihkan kepada anak sejak dini melalui pembiasaan yang baik di rumah. Membiasakan merapikan tempat tidur, membereskan meja makan, mempersiapkan buku sesuai jadwal, dan seragam sekolah sendiri adalah contoh sederhana. Pembiasaan yang baik tersebut dilakukan secara rutin agar dapat membentuk karakter mandiri pada anak.

Kalimat utama paragraf di atas adalah ....
Dalam paragraf di atas kalimat utama ada di awal, yaitu Melatih kemandirian anak dapat dilakukan sedini mungkin dari pembiasaan yang sederhana.

Latihan 1:
1.          Kupu-kupu memperoleh makanan dengan cara menghisap. Ia menggunakan alat penghisap yang disebut probosis. Probosis berbentuk seperti jarum panjang. Hal ini memudahkan menghisap nektar yang berada di bagian dasar bunga.

Kalimat utama paragraf tersebut adalah ..........................................................................
....................................................................................................................................
2.          Batang pohon kelapa sering dimanfaatkan sebagai bahan baku perabotan rumah tangga. Daun pohon kelapa dapat digunakan sebagai anyaman hias, sedangkan lidinya untuk membuat sapu. Bunga pohon kelapa  dapat dijadikan bahan baku pembuatan gula nira. Memang, pohon kelapa memiliki banyak manfaat bagi manusia.

Kalimat utama paragraf tersebut adalah ..........................................................................
....................................................................................................................................
3.          Laut menyimpan beribu kekayaan yang bermanfaat bagi kehidupan. Ikannya dapat untuk lauk yang lezat dan bergizi. Rumput lautnya dapat dibuat agar-agar. Sedangkan minyak buminya menjadi sumber energi yang sangat dibutuhkan manusia.

Kalimat utama paragraf tersebut adalah ..........................................................................
....................................................................................................................................
4.          Sampah kantong plastik menjadi salah satu penyebab kerusakan lingkungan tanah. Sampah kantong plastik yang dibuang sembarangan menyebabkan tanah menjadi rusak. Tanah yang tercampur kantong  plastik dapat mengurangi kesuburan tanah. Sehingga, tanah menjadi tandus dan menyebabkan tumbuhan tidak hidup subur.

Kalimat utama paragraf tersebut adalah ..........................................................................
....................................................................................................................................
5.          Kegiatan menjaga kesehatan dilakukan dengan olahraga ringan. Kegiatan tersebut dapat dilakukan selama 30 menit setiap hari. Kita bisa berlari mengelilingi pekarangan rumah. Rutinitas kegiatan ini akan meningkatkan kebugaran kita.

Kalimat utama paragraf tersebut adalah ..........................................................................
....................................................................................................................................


Sumber belajar:
Soal latihan ujian sekolah 2016 Daerah Istimewa Yogyakarta dengan pengubahan

Thursday, 20 July 2017

Pengertian Paragraf

Paragraf adalah serangkaian kalimat yang disusun secara sistematis, logis, dan saling berhubungan membentuk satu kesatuan bahasan. Dalam sebuah karangan setiap awal paragraf ditulis 6 spasi menjorok ke dalam. Paragraf disebut juga alinea. Setiap paragraf memiliki hanya satu ide pokok. Letak ide pokok terdapat dalam kalimat utama. Dalam paragraf terdapat kalimat utama dan beberapa kalimat penjelas. Kalimat utama menjadi pijakan berpikir dalam memahami ide pokok yang disampaikan dalam paragraf. Kalimat penjelas dalam paragraf berfungsi merinci atau menjabarkan secara lebih dalam dan luas apa isi dalam kalimat utama. Selain merinci dan menjabarkan, kalimat penjelas dapat juga berupa contoh-contoh yang mendukung isi dalam kalimat utama.

Berikut ini contoh paragraf sederhana.

      Dusun Blancir dikenal sebagai dusun pertanian, pertukangan, dan kerajinan. Hampir tujuh puluh persen penduduk di dusun ini bermata pencaharian sebagai petani sekaligus tukang, dan pengrajin. Tiga puluh persennya bermata pencaharian sebagai guru, pamong praja, karyawan toko, dan pedagang. Para penduduk utamanya bertani jagung, ketela, dan padi. Di sela-sela bertani, para penduduk juga mahir menjadi tukang bangunan atau kayu. Barang-barang kerajinan juga dihasilkan oleh para penduduk, seperti rigen, irus, centhong, tas anyaman plastik, keranjang, kepang, dan tikar mendong. Uniknya dari dusun ini adalah para pengrajinnya tidak hanya didominasi oleh kaum adam, tetapi kaum hawa pun ikut andil besar menjadi pengrajin. Bahkan anak-anak seusia sekolah dasar sudah dapat ikut membantu proses pembuatan barang kerajinan meski hanya sederhana semacam membuat anyaman tali untuk kerajinan anyaman tas. Setiap satu utas anyaman tali yang dibuat biasanya dihargai Rp 100. 

Saturday, 6 December 2014


Konsep Bahasa

A.     Pengertian Bahasa
Banyak ahli telah mendefinisikan bahasa, beberapa pendapat ahli tentang pengertian bahasa adalah sebagai berikut.
1.      Bahasa adalah sebuah simbol bunyi arbiter yang digunakan untuk berkomunikasi manusia (Wardhaugh dalam Solchan T. W., dkk. 2014:1.3)
2.      Bahasa adalah sistem lambang bunyi yang arbiter, yang digunakan oleh para anggota sosial untuk berkomunikasi, bekerja sama, dan mengidentifikasi diri (Kentjono dalam Solchan T. W., dkk. 2014:1.4)
3.      Bahasa adalah suatu sistem yang mengutarakan dan melaporkan apa yang terjadi pada sistem saraf (Pengabean, 1981:5 dalam www.academia.edu)
4.      Bahasa adalah suatu sarana perhubungan rohani yang amat penting dalam hidup bersama (Soejono, 1983:01 dalam www.academia.edu)

Berdasarkan pendapat ahli di atas, dapat disimpulkan bahwa bahasa adalah suatu simbol bunyi arbiter yang sitematis digunakan dalam kehidupan sosial untuk berkomunikasi, bekerja sama, mengidentifikasi diri, dan sarana perhubungan rohani.

B.     Karakteristik Bahasa
1.      Bahasa adalah sebuah sistem
Sebagai  sebuah sistem, bahasa terdiri dari sejumlah unsur yang saling terkait dan tertata secara beraturan.
2.      Bahasa merupakan sistem lambang yang arbiter(mana suka) dan konvensional
Bahasa merupakan sistem simbol, baik berupa bunyi dan/atau tulisan yang dipergunakan dan diepakati oleh suatu kelompok sosial (Solchan T. W., dkk. 2014: 1.5)
3.      Bahasa bersifat produktif
Dari fonem dan pola dasar kalimat dalam bahasa dapat dihasilkan satuan bahasa dalam jumlah yang tak terbatas.
4.      Bahasa memiliki fungsi dan variasi
Bahasa salah satunya berfungsi sebagai alat komunikasi, dengan bahasa manusia dapat saling memahami dan bekerja sama. Penggunaan bahasa juga bervariasi atau memiliki ragam bahasa berdasarkan konteks pengguna dan pengunaannya.

C.     Fungsi Bahasa
1.      Fungsi personal, yaitu penggunaan bahasa untuk menggungkapkan pendapat, pikiran, sikap, atau perasaan pemakainya.
2.      Fungsi regulator, yaitu penggunaan bahasa untuk mempengaruhi sikap atu pikiran/ pendapat orang lain.
3.      Fungsi interaksional, yaitu penggunaan bahasa untuk menjalin kontka dan menjaga hubungan sosial.
4.      Fungsi informative, yaitu penggunaan bahasa untuk menyampaikan informasi, ilmu pengetahuan dan budaya.
5.      Fungsi heuristik, yaitu penggunaan bahasa untuk belajar memperoleh informasi, seperti pernyataan atau permintaan penjelasan tentang sesuatu.
6.      Fungsi imajinatif, yaitu penggunaan bahasa untuk memenuhi dan menyalurkan rasa estetis (indah), seperti nyanyian dan karya sastra.
7.      Fungsi instrumental, yaitu penggunaan bahasa untuk mengungkapkan keinginan atau kebutuhan pemakainya.

Sumber:
Solchan T.W., dkk. 2014. Pendidikan Bahasa Indonesia di SD. Jakarta: Penerbit Universitas Terbuka
www.academia.edu/pengertian bahasa diakses pada tahun 2014

Featured post

Pengertian Rubrik

Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI : Rubrik adalah kepala karangan (ruang tetap) dalam media cetak baik surat kabar maup...