Tuesday, 17 August 2021

Dasar-Dasar Pendidikan Menurut Ki Hajar Dewantara

 Ki Hadjar menjelaskan bahwa tujuan pendidikan yaitu: "menuntun segala kodrat yang ada pada anak-anak, agar mereka dapat mencapai keselamatan dan kebahagiaan yang setinggi-tingginya baik sebagai manusia maupun sebagai anggota masyarakat. Oleh sebab itu, pendidik itu hanya dapat  menuntun tumbuh atau hidupnya kekuatan kodrat yang ada pada anak-anak, agar dapat memperbaiki lakunya (bukan dasarnya) hidup dan  tumbuhnya kekuatan kodrat anak”

Dalam menuntun laku dan pertumbuhan kodrat anak, KHD mengibaratkan peran pendidik seperti seorang petani atau tukang kebun. Anak-anak itu seperti biji tumbuhan yang disemai dan ditanam oleh pak tani atau pak tukang kebun di lahan yang telah disediakan. Anak-anak itu bagaikan bulir-bulir jagung yang ditanam. Bila biji jagung ditempatkan di tanah yang subur dengan mendapatkan sinar matahari dan pengairan yang baik maka meskipun biji jagung adalah bibit jagung yang kurang baik (kurang berkualitas) dapat tumbuh dengan baik karena perhatian dan perawatan dari pak tani.  Demikian sebaliknya, meskipun biji jagung itu disemai adalah bibit berkualitas baik namun tumbuh di lahan yang gersang dan tidak mendapatkan pengairan dan cahaya matahari serta ‘tangan dingin’ pak tani, maka biji jagung itu mungkin tumbuh namun tidak akan optimal.

Dalam proses ‘menuntun’ anak diberi kebebasan namun pendidik sebagai ‘pamong’ dalam memberi tuntunan dan arahan agar anak tidak kehilangan arah dan membahayakan dirinya. Seorang ‘pamong’ dapat memberikan ‘tuntunan’ agar anak dapat menemukan kemerdekaannya dalam belajar.

KHD juga mengingatkan para pendidik untuk tetap terbuka namun tetap waspada terhadap perubahan-perubahan yang terjadi, “waspadalah, carilah barang-barang yang bermanfaat untuk kita, yang dapat menambah kekayaan kita dalam hal kultur lahir atau batin. Jangan hanya meniru. Hendaknya barang baru tersebut dilaraskan lebih dahulu”. KHD menggunakan ‘barang-barang’ sebagai simbol dari tersedianya hal-hal yang dapat kita tiru, namun selalu menjadi pertimbangan bahwa Indonesia juga memiliki potensi-potensi kultural yang dapat dijadikan sebagai sumber belajar.

Sumber: Kemdikbud 2021

Wednesday, 6 January 2021

SISTEM TATA SURYA (1)

 1. Planet

    Planet merupakan :

    - benda langit yang mengelilingi bumi

    - mempunyai lintasan tertentu

    - tidak memancarkan cahaya

    - mempunyai diameter tertentu

2. Urutan Planet yang mengelilingi matahari

   - Merkurius

   - Venus

   - Bumi

   - Mars

   - Yupiter

   - Saturnus

   - Uranus

   - Neptunus


Tuesday, 5 January 2021

SIKLUS AIR (1)

Tujuan Belajar

Melalui pengamatan dan diskusi kelompok, siswa dapat menjelaskan siklus air dengan benar.

Melalui diskusi kelompok, siswa dapat menyebutkan kegiatan manusia yang dapat memengaruhi siklus air dengan benar.


Siklus Air

Siklus air disebut juga daur air adalah gerak perputaran air dengan perubahan air menjadi berbagai wujud dan kembali ke bentuk semula.

Siklus air bisa dibedakan menjadi tiga yakni siklus pendek, sedang, dan panjang.

Perhatikan gambar berikut!

Perhatikan video berikut!

Siklus Pendek
Siklus air pendek diawali dengan penguapan air laut ke atmosfer. Kemudian pada ketinggian tertentu, uap air akan mengalami proses kondensasi. Kondensasi adalah perubahan wujud benda menjadi padat atau mengembun. Pada proses kondensasi, uap air berubah menjadi awan. Awan yang tak mampu menahan beban air, akan berubah menjadi titik-titik air atau presipitasi (hujan) yang hatuh ke laut dan mengulangi lagi siklusnya.

Siklus Sedang
Siklus sedang terjadi ketika air laut menguap. Uap air dibawa oleh angin menuju daratan. Di ketinggian tertentu, uap air mengalami proses kondensasi menjadi awan. Awan kemudian menjadi hujan yang jatuh di daratan. Hujan akan meresap ke dalam tanah. Sebagian akan diserap oleh akar tumbuhan. Sebagian lagi akan terbawa aliran air permukaan seperti sungai dan parit. Lewat saluran-saluran air, air itu kembali ke laut.

Siklus Panjang
Siklus panjang diawali air laut yang menguap. Uap air mengalami kondensasi hingga menjadi awan. Awan dibawa oleh angin ke tempat yang lebih tinggi di daratan. Selanjutnya, awan tersebut bergabung dengan uap air lain yang berasal dari penguapan air di permukaan seperti dari danau, sungai, dan hasil transpirasi tumbuhan. Gabungan awan dan uap air tersebut akan jatuh sebagai hujan. Karena dipengaruhi ketinggian tempat, uap air mengenai lapisan udara dingin. Udara dingin tersebut mengubah uap air menjadi salju sehingga terjadilah hujan salju atau es di pegunungan tinggi.

Proses inilah yang menjadi penyebab adanya bongkahan es atau salju di puncak pegunungan. Bongkah-bongkah es tersebut akan meluncur ke tempat lebih rendah akibat gaya gravitasi. Bongkahan es yang meluncur karena gaya gravitasi ini disebut gletser. Gletser kemudian mencari dan mengalir melalui perairan darat serta kembali ke laut.

Kegiatan manusia yang dapat memengaruhi siklus air
- Penebangan hutan secara liar
- Penggunaan air secara berlebihan
- Betonisasi dan pengaspalan jalan-jalan
- Mengubah lahan pertanian menjadi perumahan
- Mengubah DAS (daerah resapan air) menjadi bangunan

TUGAS KELOMPOK

Lakukan pengamatan gambar, menyimak video, membaca materi, dan diskusi kelompok dengan media komunikasi untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut. Hasil tugas kelompok ditulis dalam komen blog!

1. Apa saja keguanaan air?

2. Apa yang dimaksud evaporasi?

3. Apa yang dimaksud transpirasi?

4. Apa yang dimaksud kondensasi?

5. Apa yang dimaksud presipitasi?

6. Apa yang dimaksud infiltrasi?

7. Apa yang dimaksud limpasan?

8. Sebutkan tiga macam siklus air!

9. Dalam daur air, terjadi tahapan perubahan uap air menjadi awan. 

    Tahapan tersebut disebut ....

    a. hujan

    b. presipitasi

    c. evaporasi

    d. kondensasi


10. Tuliskan refleksi belajar sebagai berikut.

      Materi yang kami pelajari adalah ..................................................................................

      ........................................................................................................................................

      Perasaan kami dalam belajar 

      ........................................................................................................................................

      Kesulitan yang kami alami dan cara kami mengatasi

       ........................................................................................................................................

      Rencana kami berikutnya ...............................................................................................


Sumber belajar:

https://www.kompas.com/skola/read/2020/04/02/200000269/siklus-air-pendek-sedang-dan-panjang?page=all

Tim (2020). ULTRA Soal-soal Latihan Ujian Sekolah untuk SD/MI. Yogyakarta: Kedaulatan Rakyat



Monday, 4 January 2021

ALAT MUSIK (1)

 Menentukan alat musik yang dibunyikan dengan cara tertentu (misal digesek, ditiup, dipukul, dipetik, digetarkan)

Jenis alat musik berdasarkan cara memainkan/membunyikan:

No

Cara Membunyikan

Contoh Alat Musik

1.

digesek

rebab, biola, violin, viola, cello

2.

ditiup

saksofon, harmonika, tuba, seruling, flute, terompet, pianika, klarinet

3.

dipukul

calung, gender, kolintang, tifa, rebana, saron, gon, gambang, talempong

4.

dipetik

kecapi, sasando, gitar, bass, mandolin, harpa, siter, banjo

5.

digetarkan

angklung, balero, marakas


TUGAS

1. Simak video berikut!


   Pertanyaan: 

   - Apa nama alat musik yang dimainkan?

   - Bagaimana cara membunyikan alat musik tersebut?


2. Simak video berikut!

   Pertanyaan:
   - Apa nama alat musik yang dimainkan?
   - Bagaimana cara membunyikan alat musik tersebut?
   - Darimana alat musik tersebut berasal?

3. Simak video berikut!


     - Sebutkan 5 alat musik dalam video yang dimainkan dengan cara dipukul! 
     - Sebutkan alat musik dalam video yang dimainkan dengan cara digesek!
     - Sebutkan alat musik dalam video yang dimainkan dengan cara dipetik!
     - Sebutkan alat musik dalam video yang dimainkan dengan cara ditiup!

4. Berikut yang merupakan alat musik tradisional yang dibunyikan dengan cara dipukul adalah ....
    a. calung, kecapi, dan gender
    b. kenong, rebab, dan tifa
    c. sasando, kolintang, dan rebana
    d. saron, gambang, dan talempong

5. Berikut alat musik yang cara memainkannya dengan digetarkan adalah ....
    a. gitar
    b. tifa
    c. harmonika
    d. marakas


PENGOLAHAN DATA (2)

Setelah belajar tentang mengurutkan data, anak-anak mari kita lanjutkan tentang materi rata-rata hitung. Rata-rata disebut juga mean.


RATA-RATA HITUNG (MEAN)

1. Menentukan rata-rata dari daftar

    Berikut adalah data usia 10 siswa kelas 6 (dalam tahun).

    11  11  12  12   13  12  12  12   13  11

    Bagaimana cara menentukan usia rata-rata dari data tersebut? Perhatikan penyelesaian berikut!

2. Menentukan rata-rata dari tabel

    Perhatikan tabel berikut!

    Tabel.1 Data banyak siswa kelas 1-6

Kelas

Banyak Siswa

1

30

2

32

3

31

4

31

5

32

6

30

     Tentukan rata-rata banyak siswa setiap kelas!


TUGAS

1.      Kusuma mengikuti beberapa kali ulangan Bahasa Indonesia. Nilai ulangan bahasa Indonesia yang diperoleh Kusuma berturut-turut adalah sebagai berikut.

83,  92,  88,  97,  86,  84,  78,  94

Rata-rata nilai ulangan Bahasa Indonesia Kusuma adalah ....

a. 87,60

b. 87,75

c. 88,60

d. 88,75

2.      Data banyak kendaraan umum yang memasuki jalan bebas hambatan (jalan tol) dalam waktu 1 jam disajikan dalam tabel berikut!

Jenis kendaraan

Banyak

Metromini

5

Kopaja

4

Bus

3

Mikrolet

8

Rata-rata banyak setiap jenis kendaraan umum yang memasuki jalan tol adalah ....

a. 3 kendaraan

b. 4 kendaraan

c. 5 kendaraan

d. 6 kendaraan

3.      Nilai ulangan matematika siswa kelas VI SD Nusantara adalah sebagai berikut.

Nilai

100

98

95

93

90

88

85

80

Banyak Siswa

2

2

3

4

5

4

3

1

 Banyak siswa yang memperoleh nilai di atas rata-rata adalah ....

a. 17

b. 16

c. 13

d. 11


Sunday, 3 January 2021

PENGOLAHAN DATA (1)

Pelajari dan catatlah materi berikut lalu kerjakanlah latihan soal!

Data yang telah terkumpul dan diurutkan dapat disajikan ke dalam bentuk daftar tabel, maupun diagram. Data yang telah disajikan tersebut memudahkan kita untuk mengolahnya. Dalam melakukan pengolahan data, kita dapat mengetahui informasi-informasi dari data tersebut, antara lain rata-rata, modus, dan median.

Tahukah kalian tentang nilai rata-rata, modus dan median?

Bagaimana cara menentukannya?

Untuk memahami cara menentukan rata-rata, modus, dan median, ayo pelajari materi pengolahan data berikut!


1. Mengurutkan data

Kamu sudah mempelajari pengolahan data di kelas 4 dan 5. Ayo ingatlah kembali. Mempelajari pengolahan data sangat menyenangkan. Mengurutkan data dapat mempermudah kita dalam mengolah data. Dari data yang telah diurutkan, kita dapat mengetahui data dengan nilai tertinggi dan nilai terendah.

Contoh:

Urutkan data berikut dari yang terkecil!

12,  14,  11,  8,  19,  11,  12,  11,  15,  17,  14,  

10,  8,  5,  6,  4,  19,  21,  16,  14,  20.

Penyelesaian:

Urutan data dari yang terkecil adalah

4,  5,  6,  8,  8,  10,  11,  11,  11,  12,  12,  14,  14,  14,  15,  16,  17,  19,  19,  20,  21

Dari data yang telah diurutkan, kita lebih mudah mendapat informasi, yaitu:

- nilai tertinggi adalah 21

- nilai terendah adalah 4

- terdapat 3 data dengan nilai 11 

, dsb.


Latihan:

1. Ayo, perhatikan data berat badan (dalam kg) dari 30 siswa kelas VI berikut!

    32,  34,  36,  31,  36,  33,  33,  34,  33,  34

    33,  34,  32,  34,  35,  31,  34,  30,  32,  34

    33,  32,  35,  34,  33,  33,  32,  31,  35,  37


    -  Urutkan data tersebut dari yang terbesar!

    -  Tentukan berat badan yang paling rendah!

    -  Tentukan selisih berat badan tertinggi dan terendah!


2. Perhatikan data berat badan suatu anggota keluarga berikut!

    54 kg, 37kg, 45 kg, 12 kg, 22kg, 11kg.

    Selisih berat badan terberat dan teringan dari data tersebut adalah ....

    a. 44kg

    b. 43kg

    c. 34kg

    d. 33kg

3. Kerjakan soal buku ULTRA halaman 172 nomor 32; halaman 181 nomor 32 (tulikan caranya juga)!

SIFAT-SIFAT CAHAYA

Perhatikan gambar ilustrasi sifat-sifat cahaya berikut!

1. Merambat lurus



2. Dapat dipantulkan



Pemantulan disebut juga refleksi merupakan proses terpancarnya kembali cahaya dari permukaan benda yang terkena cahaya. Pemantulan cahaya dapat dibedakan menjadi 2, yaitu pemantulan teratur dan pemantulan baur (difus).

Pemantulan teratur adalah pemantulan yang berkas cahaya pantulnya sejajar. Pemantulan teratur bisa terjadi jika cahaya mengenai benda yang permukaannya rata dan mengkilap/licin. Contohnya cermin.

Pemantulan difus atau baur adalah pemantulan cahaya ke segala arah yang terjadi karena bekas sinar datang jatuh pada permukaan kasar atau tidak rata. Contohnya ketika cahaya mengenai permukaan jalan yang tidak rata, dsb.

3. Dapat dibiaskan

4. Menembus benda bening
5. Dapat diuraikan
    istilah lain penguraian cahaya adalah dispersi





Agar lebih jelas, silakan simak video berikut!

Semoga bermanfaat

Sumber gambar:
https://www.google.com/search?q=cahaya

Tugas:
1. Catatlah sifat-sifat cahaya di buku tulismu!
2. Kirimkan dua foto yang menunjukkan sifat cahaya yang mudah ditemukan dan ada di sekitarmu!

Contoh hasil tugas siswa:
Hasil tugas Mbak Gadis: (1) gelas bening, menunjukkan cahaya menembus benda bening; (2) akuarium menunjukkan cahaya dapat dibiaskan



Hasil tugas Mbak Amel: (1) gelas bening yang disenter, menunjukkan cahaya menembus benda bening; (2) pensil yang terlihat bengkok di gelas berisi air menunjukkan cahaya dapat dibiaskan




Hasil tugas Mbak Nabil: (1) gelas bening yang disenter, menunjukkan cahaya menembus benda bening; (2) pensil yang terlihat bengkok di gelas berisi air menunjukkan cahaya dapat dibiaskan


Hasil tugas Mas Rizki: (1) gelas bening yang disenter, menunjukkan cahaya menembus benda bening; (2) pensil yang terlihat bengkok di gelas berisi air menunjukkan cahaya dapat dibiaskan



Hasil tugas Mas Ufaq: (1) Cermin datar yang terkena sinar matahari, menunjukkan cahaya dapat dipantulkan; (2) pensil yang terlihat bengkok di gelas berisi air menunjukkan cahaya dapat dibiaskan



Hasil tugas Mas Gustaf: 
(1) pensil yang terlihat bengkok di gelas berisi air menunjukkan cahaya dapat dibiaskan; 
(2) Cermin datar yang terkena sinar dari senter HP, menunjukkan sifat cahaya dapat dipantulkan



Hasil tugas Mas Aizal


Hasil tugas Mbak Aulia: 
(1) pensil yang terlihat bengkok di gelas berisi air menunjukkan cahaya dapat dibiaskan; (2) gelas bening yang disenter, menunjukkan cahaya menembus benda bening 



Hasil tugas Mas Anas: 
(1) gelas bening yang disenter, menunjukkan cahaya menembus benda bening; (2) pensil yang terlihat bengkok di gelas berisi air menunjukkan cahaya dapat dibiaskan 


Hasil tugas Mas Fadhil: 
(1) gelas bening yang disenter, menunjukkan cahaya menembus benda bening; (2) pensil yang terlihat bengkok di gelas berisi air menunjukkan cahaya dapat dibiaskan


Hasil tugas Mbak Anissa: 
(1)pensil yang terlihat bengkok di gelas berisi air menunjukkan cahaya dapat dibiaskan; (2) gelas bening yang disenter, menunjukkan cahaya menembus benda bening


Hasil tugas Naufal F: 
(1)pensil yang terlihat bengkok di gelas berisi air menunjukkan cahaya dapat dibiaskan; (2) cahaya dari lampu motor menunjukkan sifat cahaya merambat lurus

Hasil tugas Mas Alfath: 
(1)gelas bening yang disenter, menunjukkan cahaya menembus benda bening; (2) pensil yang terlihat bengkok di gelas berisi air menunjukkan cahaya dapat dibiaskan 


Hasil tugas Mas Zaki: 
(1)pensil yang terlihat bengkok di gelas berisi air menunjukkan cahaya dapat dibiaskan; (2) gelas bening yang disenter, menunjukkan cahaya menembus benda bening












Featured post

Pengertian Rubrik

Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI : Rubrik adalah kepala karangan (ruang tetap) dalam media cetak baik surat kabar maup...