Kutipan yang penulis baca ini selaras dengan penjelasan Dr Fakhrudin Faiz, M.Ag. yang penulis simak kurang lebih tiga hari kemarin dalam acara POLGOV Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan host Kalis Mardiasih dan Narasumber Dr. Fakhrudin Faiz, M.Ag.
Budaya positif dalam persiapan ke sekolah di antaranya adalah mandi, berpakaian seragam, sarapan, mengecek peralatan sekolah yang harus dibawa.
2. Berpamitan ke sekolah
Siswa hendaknya pamit kepada orang tua atau orang yang ada di rumahnya ketika ia akan berangkat sekolah. Dalam berpamitan siswa mencium tangan orang tua seraya meminta doa restu kepadanya.
3. Perjalanan berangkat
Dalam perjalanan hendaknya siswa memerhatikan keamanan dan keselamatan dalam perjalanan. Siswa yang berjalan kaki sebaiknya berjalan di pinggir kiri jalan.
Siswa yang bersepeda perlu memerhatikan panduan keselamatan bersepeda di jalan, di antaranya memerhatikan jalur khusus sepeda dan bukan sepeda seandainya ada. Rambu dan marka pengguna sepeda di jalan. Tempat parkir sepeda. Perlu pula memerhatikan lebar maksimum sepeda adalah 55 cm, sedangkan panjang maksimumnya 2,1 meter. Spakbor sangat berguna ketika musim hujan dan jalan berair untuk mengurangi percikan air ke arah belakang dan spakbor sedikitnya memiliki lebar yang sama dengan telapak ban. Rem sepeda harus dipasang pada roda penggerak sepeda, untuk memperlambat dan menghentikan sepeda. Sepeda dilengkapi dengan lampu dan pemantul cahaya serta alat peringatan dengan bunyi. Sepeda juga dilengkapi sistem kemudi yang mudah dan tidak membahayakan untuk dikendarai.
Siswa yang diantar orangtua memakai sepeda motor perlu memerhatikan keamanan dan keselamatan membonceng anak di sepeda motor, di antaranya. Bonceng anak di belakang, hindari membonceng anak di depan karena anak akan mudah terpapar polusi dan angin. Usahakan anak dapat menginjak footstep motor agar lebih mudah menjaga keseimbangan.Gunakan peralatan keselamatan dengan lengkap, seperti helm anak yang sudah SNI. Pakaikan jaket tebal dan masker untuk meminimalkan paparan angin dan polusi. Berkendara dengan hati-hati dan memerhatikan rambu-rambu lalu lintas.
4. Masuk gerbang sekolah dengan tenang tidak terburu-buru atau berdesakan
Agar tidak terburu-buru masuk gerbang ke sekolah, siswa perlu datang lebih awal. Datang terlambat akan membuat siswa menjadi terburu-buru untuk masuk gerbang sekolah.
5. Memberi salam kepada Bapak Ibu Guru, bersalaman
Sampaikan salam kepada Bapak Ibu Guru yang kamu temui, jabat tangan Bapak Ibu Guru.
6. Memberi salam kepada teman-teman dan bersalaman
Sampaikan salam kepada teman-teman dan bersalaman
7. Masuk ke kelas dengan tertib perhatikan bel-bel tanda khusus yang ada di sekolah
Masuklah ke kelas dengan tertib saat jam masuk. Hindari berdesakan atau dorong-dorongan ketika masuk ke kelas. Budayakan antre masuk ke kelas.
8. Ikuti kegiatan belajar dengan tekun dan sungguh-sungguh serta senang hati
Tugas siswa adalah belajar. Gunakan waktu belajar dengan sungguh-sungguh. Perhatikan penjelasan guru, berdiskusi dengan baik, saling berkolaborasi mencapai tujuan pembelajaran.
9. Kerjakan tugas dengan sungguh-sungguh dan disiplin
Dalam kegiatan pembelajaran ada tugas-tugas yang harus siswa kerjakan. Kerjakanlah dengan baik, gunakan sumber belajar yang ada dan relevan, kerjakan dengan tuntas.
10. Menggunakan waktu istirahat dengan baik
Gunakanlah waktu istirahat yang telah dijadwalkan sebaik mungkin. Waktu istirahat penting untuk mengembalikan kondisi tubuh agar tetap vit. Siap untuk belajar lagi
11. Pulang setelah jam belajar selesai, langsung pulang tidak mampir ke rumah teman atau bermain.
Gambar : kegiatan lokakarya 9 CGP Angkatan 3 Kabupaten Sleman
Sumber: dokumen pribadi
Pada 25 Juni 2022penulis mengikuti lokakarya 9 CGP angkatan 3 Kabupaten Sleman di Hotel Sahid Yogyakarta. Pada kegiatan ini penulis belajar tentang rencana pengembangan kompetensi CGP dan rencana pengembangan program yang berdampak pada murid. Dalam kegiatan ini penulis dan sesama rekan CGP saling berdiskusi dan memberikan umpan balik.
Ada beberapa program yang dirancang oleh penulis, yaitu program kolaborasi guru dalam pembuatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dan Siswa Duta Wayang.
Hari ini penulis mencoba membuat beberapa catatan mutiara nasihat yang disampaikan Dr. Fakhrudin Faiz (semoga Allah tansah merahmati beliau) dalam acara Ngaji Filsafat. Beberapa mutiara nasihat tersebut di antaranya pernah penulis dapatkan waktu penulis masih duduk di kelas IV, waktu itu disampaikan oleh Bapak Kyai Arwan Masduki (ssemoga Allah tansah merahmati beliau). Penulis berpikir bahwa mutiara nasihat ini sangat baik dan relevan untuk penulis catat dan bagikan dengan harapan semoga bermanfaat bagi penulis pribadi dan para pembaca yang budiman.
Sumber gambar: dokumen pribadi
"Jika engkau tak sanggup menahan lelahnya belajar, maka engkau harus sanggup menanggung perihnya kebodohan" (Imam Syafi'i)
"Termasuk yang menghinakan ilmu, yaitu berbantah-bantah dengan setiap orang yang membantahmu, dan berdebat dengan setiap orang yang mendebatmu" (Imam Syafi'i)
"Aku tidak akan pernah berdialog dengan sesorang dengan tujuan aku lebih senang jika ia berpendapat salah." (Imam Syafi'i)
Rabu 15 Juni 2022 serentak diadakan pengumuman kelulusan sekolah dasar (SD) se-Kabupaten Sleman. SD Negeri Pendowoharjo, sekolah di mana penulis mengabdikan diri pun juga mengumumkan kelulusan pada hari ini. Pada pukul delapan sekolah telah menempel pengumuman kelulusan di papan pengumuman di depan sekolah.
Kegiatan selanjutnya adalah pelepasan dan penyerahan kembali purna siswa kelas VI tahun pelajaran 2021/2022. Acara dibuka pada pukul 09.30 dengan membaca doa bersama. Dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sambutan pertama diberikan oleh Ibu Kepala Sekolah, yaitu Ibu Imas Widiastuti, S.Pd.SD. Dalam sambutannya beliau mengucapkan selamat kepada siswa kelas VI sejumlah 30 siswa yang telah lulus semua, 100%. Kelulusan bukanlah akhir pencapaian, tetapi awal dari proses selanjutnya. Siswa diminta untuk terus belajar di jenjang lebih tinggi, rajin sholat, berbakti pada orang tua. Ibu Kepala Sekolah menyerahkan kembali proses pendidikan purna siswa kelas VI tahun pelajaran 2021/2022 kepada bapak ibu wali murid.
Sambutan kedua oleh komite sekolah, yaitu Bapak H. Panijo, B.A. Beliau mengucapkan selamat kepada para siswa yang lulus. Beliau berpesan untuk rajin belajar, melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi. Bapak H.Panijo, B.A. menerima kembali purna siswa kelas VI tahun pelajaran 2021/2022 mewakili bapak ibu wali murid.
Sambutan ketiga adalah dari Bapak Pengawas SD Kapanewon Sleman.
Di sela-sela sambutannya, beliau memberikan informasi bahwa ijazah masih belum ditrima dari Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi DIY, untuk itu wali murid dan murid harap bersabar.
Sambutan keempat adalah dari Bapak Dukuh Mancasan-Kleben.
Dalam sambutannya, Bapak Dukuh berpesan agar siswa yang telah lulus tidak hanya belajar secara akademik tetapi juga ikut dalam kegiatan bermasayarakat seperti organisasi karang taruna, dsb. Hal itu akan berguna untuk para siswa ke depannya.
Acara dilanjutkan penyerahan Surat Keterangan Lulus (SKL).
Penyerahan hadiah siswa berprestasi juara I, II, dan III
Juara pertama diraih oleh ananda Nabil Luthfiyah, juara II diraih ananda Alfath, dan juara III diraih oleh ananda Anas Hidayat.
Persembahan lagu purna siswa kelas VI
Sambutan wali murid dan penyerahan amal jariyah untuk renovasi mushola sekolah
Pidato Perpisahan siswa kelas VI
Asalamualaikum wr wb
Yang terhormat Bapak pengawas SD Kapanewon Sleman.
Yg terhormat kepada Ibu Imas widiastuti, S.Pd.Sd.selaku kepala sekolah Sd Negeri Pendowoharjo
Yang terhormat Bapak Dukuh Mancasan-Kleben
Yang terhormat bapak ibu anggota komite
Yang terhormat bapak ibu guru serta staf Sd Negeri Pendowoharjo
Yang terhormat bapak ibu wali murid SDNegeri Pendowoharjo
serta teman" yang saya sayangi
Pertama" marilah kita Panjatkan puji dan Syukur kehadirat tuhan yang maha esa karena atas berkat Rahmat dan karunia nya kita semua dapat berkumpul di halaman sd negri pendowoharjo dalam keadaan sehat dan bahagia dalam menyambut hari kelulusan siswa siswi kelas 6 sd negri pendowoharjo
Shalawat serta Salam semoga senantiasa tercurah kepada nabi besar nabi Muhammad shallallahu alaihi wassalam, keluarga sahabat dan pengikut nya yang setia dengan ajaran beliau hingga akhir zaman amiin
Perkenankan saya nabil luthfiyyah sebagai perwakilan dari kelas 6 sd negri pendowoharjo ingin megucapkan Terimakasih atas bimbingan dan arahan dari bapak ibu guru sehingga saya dan teman" dapat melewati ujian dengan lancar dan mendapatkan nilai yang mmemuaskan, sesuai dengan doa dan harapan kami sebelumnya.
Perkenan kan pula saya disini ingin megucapkan Terimakasih sebanyak" nya kepada bapak ibu guru, yang selama kurang lebih 6 tahun lama nya telah mendidik kami, mengarahkan kami, dan mengajari kami berbagai macam ilmu yang tentunya akan kami bawa sebagai bekal kami dalam melanjutkan pendidikan kejenjang yang lebih tinggi.
Saya dan teman" dengan penuh kesadaran, dengan ikhlas, dan dengan sepenuh hati menyadari bahwa, banyak kesalahan yang kami lakukan semasa menjadi siswa sd negri pendowoharjo, yang baik sengaja maupun tidak di sengaja melukai hati bapak ibu guru. kami memohon maaf atas kesalahan yang kami perbuat, kami beruntung bisa bertemu dengan bapak dan ibu guru yang selalu sabar dalam menghadapi kami, dan membimbing kami untuk memper baiki kesalahan" kami yang lalu. Apa yang telah terjadi biarlah berlalu dan meninggalkan jejak pelajaran berharga bagi kami sehingga, kami tidak lagi terjerumus ke dalam lubang kesalahan yang sama.
Sekali lagi Terimakasih kepada bapak & ibu guru sd negri pendowoharjo, Jasa dan ke baikann bapak ibu guru tidak akan pernah luntur dari hati kami. Semoga kebaikan dan kasih sayang bapak ibu guru dapat kami wujudkan dalam sikap nyata meskipun kami sudah lulus dari sd negri pendowoharjo.
Saya juga mengucapkan Terimakasih pada teman" seperjuangan yang mana telah memberikan, pengalaman yang paling berharga yang belum tentu saya dapat kan di tempat lain. Terimakasih sudah mengisi hari" saya dengan penuh tawa dan canda, semoga apa yang kita cita" kan akan terwujid dikemudian hari dan berjanjilah untuk berkumpul lagi sebagai orang" sukses di suatu saat nanti.
Kepada bapak ibu orang tua wali murid sekalian Terimakasih telah ber besar hati menerima kami sebagai anak dengan segala kelebihan dan kekurangan kami. Kami mohon bimbingan dan didikan agar kami bisa terus berkembang dan membahagiakan serta membanggakan orang tua. Demikianlah apa yang dapat saya sampaikan, akhir kata, wassalamualaikum wr wb.
Tanggapan Wali Kelas VI
Dalam kesempatan yang baik ini, wali kelas mengucapkan selamat kepada siswa yang telah lulus 100%, terima kasih kepada siswa dan orangtua atas kerjasama yang baik dalam proses pembelajaran. Wali kelas juga meminta maaf jika banyak salah dan kekurangan dalam memfasilitasi dan membersamai para siswa dalam belajar. Semoga ilmu yang dipelajari menjadi ilmu yang bermanfaat.
Wali kelas juga menyampaikan pesan sebagai berikut.
1. Teruslah belajar sampai kapan pun
2. Belajar dalam arti luas, tidak hanya akademik
3. Jika sudah mendapat ilmu, perlahan amalkan, semampunya
4. Jangan menunggu jadi orang baik/ pandai untuk berbagi ilmu, bagilah dan dengarkan/ dapatkan ilmu dari siapa saja tanpa kecuali (dalam hal ini ilmu yang bermanfaat untuk kebaikan dunia akhirat)
5. Lawannya orang berilmu adalah kesombongan. Karenanya jangan lengah, jangan biarkan kesombongan menguasai hati.
Tetaplah rendah hati seperti kata pepatah semakin berisi semakin merunduk. Selamat untuk para siswa dan selamat melanjutkan ke jenjang lebih tinggi semoga sukses.
sumber gambar: https://bbpombandung.app/kms/artikel/48/filosofi-dari-sebuah-padi
Penampilan kreatifitas siswa kelas I s.d. V
Kelas 1 menampilkan tari pinguin, kelas II menampilkan tari padhang bulan, kelas III menampilkan musik melodi dan story telling, kelas IV menampilkan bercerita dipadu dengan performa jurus-jurus karate, serta kelas V menampilkan tari wonderfull Indonesia. Apresiasi yang tinggi kepada para siswa dan guru dalam suksesnya penampilan kreatifitas siswa kelas I s.d. V.
Penutup
Acara ditutup pada pukul 11.30 dengan doa yang dipimpin oleh Ibu Safri Nur Jannah, S.Ag.
Alhamdulillah acara Pelepasan dan Penyerahan Kembali Purna Siswa Kelas VI Tahun Pelajaran 2021/2022 berlangsung dengan lancar dan selesai dengan baik. Terima kasih Ibu Kepala Sekolah, Bapak, Ibu Guru dan Karyawan, anak-anak,terima kasih penulis ucapkan atas sinergi dan kolaborasi yang baik Paguyuban Kelas VI dan komite sekolah dan semua pihak yang tidak bisa penulis sebut satu persatu. Jazakumullah.
Konsep
pemikiran filosofis Ki Hajar Dewantara yang mendasari adalah maksud pengajaran
dan pendidikan yang berguna untuk perikehidupan bersama adalah memerdekakan
manusia sebagai anggota persatuan (rakyat). ‘suara’,
pilihan’, dan ‘kepemilikan’ akan dipromosikan dan didorong melalui ruang dialog
murid di kelas membahas mimpi dan dampaknya dalam program papan literasi,
musyawarah kerja bersama: murid, guru menjabarkan ide/cara konkret membahas
'pertanyaan' dan apa yang dapat mendukung peningkatan kegemaran membaca dan
interaksi antar teman yang heterogen, seperti: 1. Pengelolaan alur komunikasi
dan penentuan keputusan. 2. Pembuatan papan literasi bersama murid. 3.
Pengelolaan buku bacaan dan rotasinya sebagai sumber papan literasi.
Konteks program SD Negeri Pendowoharjo adalah sekolah yang bergerak memberikan prioritas
salah satunya pada peningkatan literasi murid. Selaras dengan
program prioritas sekolah, Calon Guru Penggerak (CGP) membuat program aksi
nyata modul 3.3. Program yang berdampak pada murid berupa “Papan Literasi”.
Menurut Najelaa Shihab (2019:1), literasi adalah salah satu istilah dalam pendidikan yang sering dibicarakan berbagai pemangku kepentingan. Pengambil kebijakan, penggerak komunitas, dan guru sepakat bahwa literasi penting untuk diimplementasikan.
Kebutuhan
di lapangan, atau minat terhadap program ini adalah survei sederhana murid
kelas VI membutuhkan program yang mendukung lingkungan yang melatih keterampilan
yang dibutuhkan murid dalam proses pencapaian tujuan akademik maupun
non-akademiknya. Melalui peningkatan literasi diharapkan dapat mendukung pencapaian tersebut.
Aksi nyata modul 3.3. pembuatan “Papan Literasi” oleh CGP dilaksanakan terintegrasi dengan program kokurikuler literasi dengan alokasi
waktu 15 menit setiap awal pembelajaran. Adapun pembuatan “Papan Literasi”
dilakukan dalam tiga hari seminggu. “Papan Literasi” dibuat oleh tim kecil
terdiri dari dua, tiga, atau empat murid setiap tim. Aksi nyata dilakukan untuk
meningkatkan kegemaran membaca,
Meningkatkan interaksi antar teman yang heterogen, Lingkungan yang
melatih keterampilan yang dibutuhkan murid dalam proses pencapaian tujuan
akademik maupun non-akademiknya, Lingkungan berkomitmen untuk menempatkan murid
sedemikian rupa sehingga aktif menentukan proses belajarnya sendiri, Lingkungan
yang mengembangkan keterampilan berinteraksi sosial secara positif, arif dan
bijaksana. Menurut Najeela Shihab (2019:2), literasi bermanfaat meliputi berbagai aspek perkembangan bukan hanya kogniti, namun juga sosial, bahasa, dan emosi. Hal itu selaras dengan tujuan pembuatan papan literasi.
Dalam kegiatan aksi nyata CGP berusaha melaksanakan sesuai rancangan yang telah diunggah dalam LMS.
Aksinyata diawali dengan diskusi sederhana kepala sekolah/rekan sejawat
program literasi dilanjutkan dialog sederhana murid mengetahui interaksi
pertemanan yang menarik (Waktu : 2 hari (25-26/03/2022)). Dalam dialog
sederhana tersebut CGP mendapat masukan tentang program yang berdampak pada
murid dan tujuan pelaksanaan aksi nyata untuk mendukung ketercapaian belajar
murid kelas VI.
Survei kegemaran membaca murid dengan kegiatan curah pendapat sederhana
untuk mengetahui program literasi membaca yang sudah berjalan, bagaimana
interaksi pertemanan heterogen di kelas. Dalam interaksi pertemanan murid
cenderung nyaman dengan teman yang sudah akrab. Buku untuk bahan literasi lebih
ditekankan untuk mendukun materi pembelajaran karena sudah mendekati ujian
sekolah. Bertanya pada orangtua tentang kegemaran membaca murid di
rumah dilaksanakan dalam waktu : 1 minggu (28/03-1/04/2022)
Kegiatan Ruang dialog guru murid dilaksanakan (Waktu : 2 hari
(4-5/04/2022). Kegiatan ini dilaksanakan untuk mendapatkan aspirasi
(harapan/mimpi) dari murid tentang program yang dapat meningkatkan kegemaran
membaca sekaligus menguatkan interaksi pertemanan yang heterogen di kelas. Dalam kegiatan ini
Penanggung jawab adalah CGP. Dalam ruang dialog guru dan murid, tercetus
harapan bahwa papan literasi dapat bermanfaat bagi yang mebuat, dan pengguna
papan literasi, atau adik kelas. Bahkan ada harapan jika memang sekolah lain
merasa tertarik dan merasa bermanfaat dapat memanfaatkannya, karena
pembuatannya yang mudah, sederhana, dan tidak memerlukan biaya tinggi. Hanya
saja memang memerlukan ide atau pemikiran tentang konsep atau materi yang
dituangkan dalam papan literasi. Konsep atau materi dapat diambil dari berbagai buku bacaan baik fiksi maupun nonfiksi.
Kegiatan Musyawarah kerja (Waktu : 4 hari (6-9/04/2022). Dalam kegiatan
musyawarah kerja diharapkan adanya komitmen murid dalam program sesuai jadwal,
menentukan cara terbaik, menarik, dan menyenangkan pelaksanaan program papan
literasi. Murid mengorganisasi penentuan pembuatan papan literasi. Dalam
kegiatan ini terbentuk kelompok kecil berotasi secara berkala mengelola
dukungan, meningkatkan kegemaran membaca murid dan interaksi pertemanan yang
heterogen (termasuk pintar, sedang, kurang)
Tim kecil, membentuk papan literasi waktu (11—16 /04/2022)
•Waktu : 25/03/2022 – 16/04/2022
•Sasaran : Murid kelas VI (usia 11-13 tahun)
•Tempat : Ruang kelas VI SDN Pendowoharjo
•Durasi kegiatan : 15 menit/hari
Mitra :
guru, Murid, dan orangtua
Contoh kegiatan pembuatan papan literasi adalah sebagai berikut.
Gambar Proses Pembuatan
Papan Literasi Oleh Tim kecil
Gambar Proses
penulisan kartu kuis dalam Papan Literasi
Gambar Proses penulisan kartu kuis dalam Papan Literasi
Kapasitas kelas/sekolah dalam pelaksanaan program pembuatan papan
literasi adalah sebagai berikut,
Sekolah memiliki program prioritas salah
satunya peningkatan literasi
Murid senang belajar
Guru senang belajar
Tersedia buku-buku fiksi dan non fiksi
penunjang program
Orangtua senang anak gemar membaca
Tersedia alat tulis kantor yang memadai
Bahan pembuatan papan mudah didapat,
terjangkau, dan sederhana
Evaluasi dilaksanakan secara berkala setelah didapat hasil pelaksanaan
papan literasi dari tim kecil, evaluasi melibatkan stake holder dan murid,
pemberian umpan balik, perbaikan dan peningkatan kegiatan selanjutnya untuk
hasil yang lebih bagus mealui proses komputerisasi. Alur evaluasi dilakukan
seperti gambaran dalam diagram berikut.
tantangan
Beberapa tantangan dan solusi, yaitu:
Kelas Vi mendekati ujian sekolah lebih focus
ke ujian sekolah
Solusi bahan bacaan, tujuan, dan tema lebih
diarahkan yang menunjang akademik sebagaiman tujuan untuk lingkungan melatih keterampilan yang
dibutuhkan murid dalam proses pencapaian tujuan akademik dan
non akademik
Pelaksanaan juga masuk di bulan puasa
Solusi penggunaan waktu seefektif mungkin dan
kegiatan melibatkan suara, pilihan, dan kepemilikan murid sehingga anak
tetap semangat dan berkomitmen untuk menyelesaikan tujuan
Tantangan dan solusi mungkin berjalan seiring
dan membuka kesempatan bagi murid untuk menawarkan solusi dan
menggunakannya untuk pemecahan masalah dalam rangka mewujudkan
kepemimpinan murid secara aktif
• Hasil dari Aksi Nyata yang dilakukan
Contoh hasil aksi nyata papan literasi
adalah sebagai berikut.
Gambar Papan Literasi
dan Kartu Kuis Ungkapan masih tulis tangan
Gambar Papan Literasi, Kartu Kuis, dan Gacuk yang telah dikomputerisasi.
Keterangan 1. Kartu Kuis, 2. Gacuk, 3. Papan Literasi
Gambar Papan literasi
dan kartu kuis pangkat dua, akar pangkat dua, pangkat tiga, dan akar pangkat
tiga tulis tangan
Gambar Papan Literasi dan kartu kuis Gangguan Organ dan Sistem Organ Tulisan Tangan
Gambar Papan Literasi
dan kartu kuis Gangguan Organ dan Sistem Organ yang sudah dikomputerisasi
Papan literasi yang sudah dibuat, selanjutnya dimanfaatkan dalam kegiatan belajar sambil bermain. Hal tersebut membuat anak senang, bisa belajar sambil bermain.
Gambar Murid
menggunakan handsnitser, dan menjaga jarak saat bermain ( menerapkan protokol kesehatan)
Gambar Murid berdoa sebelum dan sesudah bermain
Gambar Murid hompimpa
untuk menentukan pemain atau juri secara bergantian
Gambar Murid bermain
sambil belajar menggunakan Papan Literasi ungkapan
Dalam bermain menggunakan papan literasi, siswa mengikuti aturan yang dicantumkan di papan literasi. Di papan literasi dicantumkan tujuan
pembelajaran dan aturan permainan. Contoh aturan permainan dalam papan literasi
adalah sebagai berikut.
TUJUAN PERMAINAN
Murid dapat
menyebutkan ungkapan dengan benar.
ATURAN
PERMAINAN:
Dimainkan
dua/tiga anak (dua pemain, satu juri)
1.Ambil gacuk
(beda warna tiap pemain), letakkan dulu di start
2.Acak kartu
3.Ambil kartu
kuis oleh pemain satu (pingsut), baca oleh Juri
4.Letakkan gacuk
di ungkapan yang sesuai dengan kartu kuis (juri menentukan benar/salah, jika
salah tetap di start)
5.Ambil kartu
kuis oleh pemain dua, baca oleh Juri/pemain
6.Letakkan gacuk
di ungkapan yang sesuai dengan kartu kuis (juri menentukan benar/salah, jika
salah tetap di start), lakukan secara kontinu hingga gacuk sampai finish. Gacuk
akan bergerak maju jika benar dalam meletakkan gacuk.
7.Jika pemain
mengambil kartu yang sama maka gacuk tetap, kartu dikembalikan dan ganti ke
pemain berikutnya.
8.Pemenang adalah
pemain yang sampai finish terlebih dahulu.
9.Permainan dapat
dikreasi dan diulang seperti turnamen
Berikut cuplikan video pembuatan papan literasi, penggunaan dalam belajar sambil bermain, dan refleksi.
Perasaan setelah melaksanakan aksi
nyata alhamdulillah guru dan murid merasa senang, aksi nyata telah dapat
melibatkan partisipasi aktif murid, kegiatan dapat memberikan ruang kreasi bagi
murid yang tergabung dalam tim kecil, mempromosikan suara, pilihan, dan
kepemilikan murid sehingga terwujud papan literasi berupa papan permainan atau
game board laiknya papan monopoli yang dimodfikasi. Papan literasi juga
memfasilitasi pertemanan yang heterogen di mana murid dapat bertukar tim kecil,
atau saling bertukar papan literasi dalam permainan.
Pembelajaran (Finding) yang didapat
dari pelaksanaan keseluruhan aksi nyata baik dari kegagalan maupun
keberhasilan, penerapan ke depan (Future), dan rencana perbaikan untuk
pelaksanaan di masa mendatang adalah materi papan literasi lebih variasi dan
diperkaya tidak hanya berkisar pada materi akademik yang non fiksi namun juga
dari materi sumber belajar fiksi. Papan literasi juga dapat menambah kegemaran
membaca murid.
Papan literasi dapat digunakan adik
kelas atau murid di sekolah lain, sehingga dituliskan nama pembuat karya, foto,
dan tanda tangan serta tahun angkatan sebgai bentuk apresiasi kepada ide dan
kerja tim yang membuat. Agar papan literasi lebih awet, papan literasi juga
dilaminasi.
Hal tersebut tentunya agar semakin
menambah pengetahuan dan wawasan murid, pengguna papan literasi antar teman,
adik kelas, maupun murid di sekolah lain yang merasa tertarik dan berkeinginan
beroleh manfaat dari papan literasi, belajar sambil bermain. Salam sehat dan
bahagia.