Sunday, 24 September 2017

50 Hari Soal Pemantapan Berbahasa Indonesia Siswa Kelas 6 SD/MI (ke-5)

Latihan 5
Kerjakan soal-soal berikut dengan benar!

Bacalah dengan cermat cerita berikut!
Hari raya baik Idul Fitri merupakan hari kebahagiaan umat Islam. Kebahagiaan ini ditandai dengan penampilan necis, yaitu pakaian baru, sepatu yang modis, dan kendaraan trendi. Begini sebagian orang memaknai Hari Raya Idul Fitri. Paling tidak, pakaian baru satu stel di hari raya.
Suatu hari dalam rangka memperingati hari raya Idul Fitri. Khalifah Umar bin Abdul Aziz RA, seorang khalifah yang paling zuhud keluar dari istana. Ia pergi ke tengah masyarakat. Tanpa pengawalan ia berjalan masuk-keluar kampung dan gang. Sementara rakyatnya yang larut dalam kebahagiaan hari raya hanya melempar senyum dan menyalaminya dari kejauhan.
Di tengah kunjungannya itu mata Khalifah Umar bin Abdul Aziz RA tertuju pada sesosok kecil yang mengenakan pakaian dengan warna usang dan lusuh. Tidak salah, anak itu tidak lain adalah anak khalifah itu sendiri. Menyaksikan kondisi anaknya di hari raya, persendian lutut dan siku Khalifah Umar lemas. Ia tidak tega menyaksikan anak seorang khalifah tampak terlantar.
Sambil mendekati anaknya yang belum lagi berusia sepuluh tahun, air mata khalifah semakin deras menetes pada jubahnya.
“Mengapa ayah menangis?” tanya anaknya dengan polos.
“Anakku, bapak khawatir kamu akan patah hati dan langit-langit di hatimu runtuh ketika anak-anak kecil lain menyaksikanmu dengan pakaian lusuh dan kumal di hari Id ini,” jawab Khalifah Umar terisak.
“Wahai amirul mukminin, tuan tidak perlu khawatir. Orang yang patah hati adalah mereka yang diluputkan Allah dari ridha-Nya atau mereka yang mendurhakai ibu dan bapaknya. Aku berharap Allah meridhaiku berkat ridhamu wahai ayahku,” jawab anaknya dengan penuh percaya diri.
Jawaban ini di luar dugaan Umar bin Abdul Aziz RA. Air mata haru Khalifah Umar mengucur deras. Orang nomor satu di satu masa pada Dinasti Bani Umayah ini segera mendekap anak kecil yang mengenakan pakaian lusuh dan kumal itu.
Khalifah Umar bin Abdul Aziz RA mengecup kening bawah yang terletak di antara kedua mata anaknya. Saat itu Khalifah Umar mendoakannya. Anak ini kelak menjadi orang paling zuhud sepeninggal ayahnya, Khalifah Umar bin Abdul Aziz RA.
Sumber: http://www.nu.or.id/post/51/hikmah. dengan sedikit penyesuaian 

1.  Sebutkan dua tokoh dalam cerita tersebut?

2.  Sebutkan watak kedua tokoh dalam cerita?


3.  Cerita tersebut menggunakan alur ....
4.  Sebutkan dua latar waktu yang ada pada paragraf ke-2?
5.          Khalifah Umar bin Abdul Aziz RA mengecup kening bawah yang terletak di antara kedua mata anaknya. Saat itu Khalifah Umar mendoakannya. Anak ini kelak menjadi orang paling zuhud sepeninggal ayahnya, Khalifah Umar bin Abdul Aziz RA.

Arti kata zuhud  pada paragraf tersebut ialah ....
6.   Ia tidak tega menyaksikan anak seorang khalifah tampak terlantar.

Antonim kata yang dicetak miring adalah ....
7.      “Wahai amirul mukminin, tuan tidak perlu khawatir. Orang yang patah hati adalah mereka yang diluputkan Allah dari ridha-Nya atau mereka yang mendurhakai ibu dan bapaknya. Aku berharap Allah meridhaiku berkat ridhamu wahai ayahku,” jawab anaknya dengan penuh percaya diri.

Berdasarkan penggalan cerita tersebut, bagaimana watak putra Khalifah Umar bin Abdul Aziz RA?
8.  Apa tema cerita tersebut?
9.  Apa amanat dalam cerita tersebut?


10. Lengkapilah paragraf berikut sesuai isi formlir!
      Nama saya Ridwan Hutapea. Saya lahir di Medan pada tanggal 17 September 2006. Saya seorang muslim. Ayah saya Ahmad Hutapea dan ibu saya Asri Mahanani. Saya tinggal bersama orangtua di Jl. Senopati 2, Sleman. Saya bersekolah di SD Sembada 7. Sebentar lagi saya akan menghadapi Ujian SD/MI. Saya mempersiapkan diri sebaik mungkin dengan tekun belajar dan berdoa. Cita-cita saya ingin menjadi pengusaha di bidang agribisnis.

Lengkapi formulir berikut!
Nama lengkap                 : ...................................................
Tempat tanggal lahir        : ...................................................
Agama                             : ...................................................
Alamat                             : ...................................................
Sekolah                           : ...................................................
Kelas                               : ...................................................
Cita-cita                           : ...................................................


Bacalah dengan cermat laporan berikut!

Laporan Pengamatan Kelas

Hari, tanggal pengamatan  : Senin, 25 September 2017
Objek pengamatan             : Ruang kelas VI
Tujuan                                : Mengetahui keadaan ruang kelas VI SD Sembada 7

Hasil pengamatan :
         Ruang kelas enam berukuran 6m x 12m. Dindingnya bercat putih bersih. Untuk sirkulasi udara, ada enam jendela di sisi kanan dan kiri ruang. Di langit-langit terdapat dua kipas angin guna menambah kesejukan dan kenyamanan belajar. Pencahayaan ruang sangat memadai, karena jendela kaca dan delapan lampu yang terpasang di langit-langit. Papan tulis ada dua macam yaitu blackboard dan whiteboard. Meja dan kursi sejumlah 20 untuk siswa belajar terlihat masih baik dan kokoh. Di depan kelas terdapat satu meja guru, satu kursi guru, dan satu almari. Di sudut ruang bagian belakang terdapat pojok baca untuk menambah kemampuan literasi siswa. Sayangnya lantai terlihat kotor dan berdebu. Banyak sampah kertas, bungkus makanan, dan siswa rautan pensil.

                                                    Sleman, 20 September 2017
                                                 Pelapor,

                                                                                        M. Hanan 

11.   Siapa yang membuat laporan?
12.   Bagaimana pencahayaan di ruang kelas VI?
13.   Ada papan tulis apa saja dalam ruangan?
14.   Apa tujuan dipasangnya kipas angin di langit-langit kelas?

15.   Mengapa di pojok kelas disediakan pojok baca?
16.   Kondisi apa yang perlu ditingkatkan di ruang kelas VI, berdasarkan hasil pengamatan?
17.   Kritik adalah ....
18.   Saran adalah ....
19.   Buatlah kalimat pujian terhadap prestasi teman kamu?

20.   Buatlah kritik untuk kondisi ruang kelas VI SD Sembada!

Featured post

Pengertian Rubrik

Materi Pembelajaran Bahasa Indonesia Kelas VI : Rubrik adalah kepala karangan (ruang tetap) dalam media cetak baik surat kabar maup...